Ada Cerita Legenda Dibalik Indahnya Panorama Situ Sanghiang (Bagian 3)

TASIKMALAYA-padjadjaran-news.com : Setelah menarik nafas panjang Ikbal Nasihin mempersilahkan padjadjaran-news.com untuk mencicipi hidangan khas perkampungan tersebut yaitu Raginang dan Umbi-umbian yang disuguhkan istrinya.

Lau Ikbal pun melanjutkan, singkat cerita, sesampainya di Kerajaan Saunggatang, sang raja dan permaisuri raja Galuh disambut oleh seluruh abdi dalem.

Semuanya merasa kaget dan kagum dikarenakan sang raja datangnya tidak seorang diri melainkan didampingi sang putri yang belum diketahui asal muasalnya.

Ketika itu ada salah seorang Abdi Kerajaan memberanikan diri bertanya kepada sang raja.

“Sembah sinuwun nu kapihatur, maaf seribu maaf, tuan raja siapakah bidadari yang dibawa, tuan dan putri ini bagaikan kembang sepasang yang harum nan indah,” tanyanya.

Raja pun langsung menjawab pertanyaan dari abdi dalem tersebut.

“Ini putri hadiah dari Kerajaan Mataram, tolong kawinkan kami saat ini juga, siapkan segalanya, buat makanan dan minuman yang enak,” pinta sang raja.
(Yud’N)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *