Defisit Anggaran, Karyawan Rumah Sakit SMC Terima Gaji Tiga Bulan Sekali

TASIKMALAYA-padjajaran-news.com : Dampak dari Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya belum membayar utang sebesar Rp.20 Milyar, karyawan Rumah Sakit Singaparna Medical Citrautama (SMC) terima gaji setiap tiga bulan sekali karena anggaran defisit.
“Berdasarkan pantauan kami banyak karyawan Rumah Sakit SMC yang harus rela dibayar upahnya setiap tiga bulan sekali karena defisit anggaran,” ungkap Ketua Lembaga Independent Pelopor Bangsa (LIPB) Tasikmalaya, Ikbal Nasihin, Jumat (2/11/2018).
Ikbal melanjutkan bagaimana pelayanan bisa maksimal jika petugas kesehatan kesejahteraan hidupnya tidak ada kejelasan. Maka jangan pernah salahkan pihak manageman RS SMC jika pelayanan terhadap pasien yang menggunakan Jamkesda atau UPCPK kurang memuaskan.
“Karena mereka membutuhkan dana operasional Rumah Sakit SMC, kami berharap lebih Pemkab untuk memangkas dana Hibah serta dana lainnya yang bukan urusan wajib, disisipkan untuk melunasi utang Pemerintah Daerah terhadap Rumah Sakit SMC,” harapnya.
Jika sampai bulan Desember 2018, kata Ikbal Pemda Kabupaten Tasikmalaya, tidak bisa membayar utang kepada Rumah Sakit SMC, maka pihaknya akan melayangkan gugatan somasi.
“Karena Pemkab Tasikmalaya telah lalai dalam melaksanakan perintah Undang-undang terutama yang berkaitan dengan implementasi pembangunan IPM bidang Kesehatan, padahal dalam APBD sudah menjadi urusan wajib,” tegasnya.
(Yud’N)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *