BKKBN Bersama Komisi IX DPR RI Gelar Sosialisasi Program KKBPK di Padepokan Pencak Silat

GARUT- Padajajarannews. Com: Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK), Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Barat bersama Komisi IX DPR RI mengadakan sosialisasi Program KKBPK melalui seni budaya bersama mitra kerja di Padepokan Pencak Silat Putra Siliwangi di Kelurahan Sukajaya Kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut, Minggu (25/11/2018). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Haerudin, S.Ag, MH, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat, Drs. S. Teguh Santoso, M.Pd, Kepala Balai Diklat KKB Garut, Herman Melani, SH, MH, Kasie Jalpemswa DPPKBPPPA Kabupaten Garut, Drs. Aa Rohendi, pengurus IPSI dan PPSI Kabupaten Garut serta masyarakat sekitar.

Kegiatan sosialisasi tersebut dipadukan dengan penampilan pencak silat dari para pendekar di padepokan tersebut sehingga kegiatan sosialisasi menjadi semakin meriah. Selain itu juga ditampilkan penampilan pencak silat dari para pemimpin padepokan pencak silat di Kabupaten Garut.

Anggota Komisi IX DPR RI, Haerudin, S.Ag, MH dalam sosialisasi tersebut menyampaikan bahwa pencak silat merupakan budaya leluhur yang harus dilestarikan untuk mencetak generasi muda yang sehat dan kuat serta untuk meningkatkan persatuan dan persausadaraan antar anggota padepokan. “Pencak silat diharapkan menjadi kegiatan positif bagi generasi muda, sehingga selain untuk menjaga kesehatan juga untuk mendapatkan prestasi yang dapat mengharumkan nama bangsa. Terbukti pencak silat dari Kabupaten Garut sudah mengharumkan nama bangsa melalui perolehan medali emas pada Asian Games di Jakarta”. Kata Haerudin.

Haerudin berharap dengan generasi muda mengikuti pencak silat, maka akan terhindar dari permasalahan-permasalahan remaja yaitu terhindar dari pernikahan dini, seks bebas dan terhindar dari narkoba. “BKKBN tentunya punya andil yang besar dalam mewujudkan generasi muda yang sehat dan tangguh melalui program generasi berencana”, Tandas Haerudin.

Sementara itu Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat, Drs. S. Teguh Santoso, M.Pd menyatakan sosialisasi Program KKBPK melalui seni budaya pencak silat merupakan upaya BKKBN dalam membantu melestarikan budaya bangsa dan juga menyampaikan pesan bahwa BKKBN tidak hanya mensosialisasikan tentang alat kontrasepsi saja, melainkan juga memberi pemahaman kepada generasi muda akan pentingnya merencanakan keluarga. “Remaja harus diarahkan pada kegiatan-kegiatan positif yang nantinya akan menghasilkan remaja yang sehat dan berkualitas, sehingga nantinya akan turut menjadikan bangsa kita bangsa yang dapat bersaing dengan negara lain. Oleh karena itu, pencak silat harus terus dilestarikan dan ditingkatkan prestasinya”ungkap Teguh.(**) Deni Rinjani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *